Welcome

Rasulullah bersabda; "Apabila kalian menginginkan kasih sayang dari Allah dan Rasul Nya maka sampaikanlah amanat, jujurlah dalam berbicara, dan berbuat baiklah kepada orang yang menjadi tetangga kalian." (HR. Tabrani)

Jumat, 18 Mei 2012

Daftar Diagnosa Keperawatan NANDA, NOC dan NIC (1)


  1. Bersihan Jalan Nafas tidak efektif          
  2. Pola Nafas tidak efektif
  3. Gangguan Pertukaran gas
  4. Kurang Pengetahuan
  5. Risiko Aspirasi




Diagnosa Keperawatan/ Masalah Kolaborasi
Rencana keperawatan
Tujuan dan Kriteria Hasil
Intervensi
Bersihan Jalan Nafas tidak efektif berhubungan dengan:
-      Infeksi, disfungsi neuromuskular, hiperplasia dinding bronkus, alergi jalan nafas, asma, trauma
-     Obstruksi jalan nafas : spasme jalan nafas, sekresi tertahan, banyaknya mukus, adanya jalan nafas buatan, sekresi bronkus, adanya eksudat di alveolus, adanya benda asing di jalan nafas.
DS:
-    Dispneu
DO:
-    Penurunan suara nafas
-    Orthopneu
-    Cyanosis
-    Kelainan suara nafas (rales, wheezing)
-    Kesulitan berbicara
-    Batuk, tidak efekotif atau tidak ada
-    Produksi sputum
-    Gelisah
-    Perubahan frekuensi dan irama nafas

NOC:
v Respiratory status : Ventilation
v Respiratory status : Airway patency
v Aspiration Control
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama …………..pasien menunjukkan keefektifan jalan nafas dibuktikan dengan kriteria hasil :
v  Mendemonstrasikan batuk efektif dan suara nafas yang bersih, tidak ada sianosis dan dyspneu (mampu mengeluarkan sputum, bernafas dengan mudah, tidak ada pursed lips)
v  Menunjukkan jalan nafas yang paten (klien tidak merasa tercekik, irama nafas, frekuensi pernafasan dalam rentang normal, tidak ada suara nafas abnormal)
v  Mampu mengidentifikasikan dan mencegah faktor yang penyebab.
v  Saturasi O2 dalam batas normal
v  Foto thorak dalam batas normal

§ Pastikan kebutuhan oral / tracheal suctioning.
§ Berikan O2  ……l/mnt, metode………
§ Anjurkan pasien untuk istirahat dan napas dalam
·   Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi
·   Lakukan fisioterapi dada jika perlu
·   Keluarkan sekret dengan batuk atau suction
·   Auskultasi suara nafas, catat adanya suara tambahan
·   Berikan bronkodilator :
-    ………………………
-    ……………………….
-    ………………………
·   Monitor status hemodinamik
·   Berikan pelembab udara Kassa basah NaCl Lembab
·   Berikan antibiotik :
…………………….
…………………….
·   Atur intake untuk cairan mengoptimalkan keseimbangan.
·   Monitor respirasi dan status O2
·   Pertahankan hidrasi yang adekuat untuk mengencerkan sekret
·   Jelaskan pada pasien dan keluarga tentang penggunaan peralatan : O2, Suction, Inhalasi.

Jumat, 28 Oktober 2011

NIAT






Umar bin al-Khattab tmemberitakan bahwa ia pernah mendengar Nabi r bersabda,
(( إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ )) [رواه البخاري ومسلم]
"Sesungguhnya amal-amal itu bergantung pada niat, dan bagi setiap orang akan memperoleh apa yang diniatkannya. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya itu kepada apa yang diniatkannya." (Hr. Al-Bukhari dan Muslim)
Imam al-Bukhari mengawali hadits-hadits dalam kitab beliau "ash-Shahih al-Jami' " (yang lebih dikenal dengan Shahih al-Bukhari) dengan hadits ini menempati kedudukan sebagai khutbah pembuka, sekaligus memberi isyarat bahwa semua amal yang tidak ditujukan untuk mendapatkan wajah Allah atau tidak ikhlas karena Allah maka amal tersebut batil dan tidak akan membuahkan hasil apa-apa di dunia maupun di akhirat.
Abdurrahman bin Mahdi menerangkan, "Kalau aku mau menyusun bab-bab (sebuah kitab), niscaya aku jadikan hadits Umar t tentang –bahwa- (amal-amal itu bergantung pada niat) ini dalam setiap bab." Di lain waktu beliau menyampaikan, "Barangsiapa ingin menyusun sebuah kitab, maka hendaklah memulainya dengan hadits ( اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ) ini."
Imam as-Syafi'i berkata, "Hadits ini adalah sepertiga ilmu, dan dapat memasuki 70 bab masalah fikih."
Imam Ahmad menuturkan, "Dasar-dasar Islam terdapat pada tiga hadits: (lalu beliau menyebutkan yang pertama yaitu) hadits Umar t ( اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ) ..."
Masih banyak lagi perkataan ulama terkait kedudukan hadits di atas yang begitu agung ini. Hingga banyak dari mereka yang menyusun kitab yang membahas seputar kandungan hadits ini.

Apa Niat Itu?
Menurut bahasa niat berarti keinginan dan maksud (hati). Al-Baidhawi berkata, "Niat adalah ungkapan tentang tergeraknya hati menuju apa yang dianggapnya sesuai dengan keinginan baik dalam rangka mendapat manfaat atau menghindari mudharat."[1]